Sejarah Jogja Menjadi Kota Pendidikan

Satelit InformasiSejarah Jogja Menjadi Kota Pendidikan. Sejarah Jogja menjadi Kota Pendidikan di Indonesia karena banyaknya sekolah dan Universitas yang berdiri sejak lama. Sekolah dan kampus ini menarik banyak orang dari luar daerah untuk berbondong-bondong belajar di Jogja. Tapi sebab dari mengapa banyak sekali sekolah dan kampus yang berdiri hingga membuat predikat Kota Pendidikan itu mengabadi belum banyak diketahui orang.

Selo Sumardjan dalam Perubahan Sosial di Yogyakarta pernah menguraikannya. Pendidikan di Jogja sebenarnya sudah jadi perhatian sejak masih di bawah administrasi Hindia Belanda. Banyak sekolah berdirian namun hanya untuk kaum Priyai yang kemudian dilanjutkan di masa pemerintahan Jepang yang singkat.

Baca juga: 

Tumbuhnya pendidikan di Jogja dimulai sejak berakhirnya perang revolusi. Tahun 1950-an, sekolah-sekolah yang didirikan pada zaman Belanda dibanjiri anak-anak muda dari penjuru kampung. Tahun 1950 misalnya, 491 sekolah yang ada di Jogja harus menampung 153.205 murid yang mau belajar.

Untuk memenuhi kebutuhan, pemerintah kota langsung membangun ratusan sekolah di desa dan kota yang ada di Jogja. Pada 1957 tercatat sudah ada 830 sekolah dan 4.393 guru sukarela yang tersebar di seluruh penjuru wilayah Jogja. Di pedesaan misalnya, warga pun sukarela membangun sekolah dan meminta pemerintah mengirimkan guru ke sekolah-sekolah yang dibangun.

Baca juga: 

Sementara itu di daerah lain pembangunan sekolah tidak semassif Jogja. Hal ini menimbulkan gelombang migrasi dari kota lain ke Jogja untuk menyekolahkan anaknya di sekolah maupun di universitas. Hal ini berlangsung sampai sekarang yang akhirnya membuat Jogja memiliki predikat sebagai Kota Pendidikan.

Sumber: BeritaJogja.co.id

Penulis: Andrew Hidayat
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: