Presidium Sebut Demokrat Harus Segera Diselamatkan

INILAHCOM, Jakarta – Presidium Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD), Max Sopacua menyesalkan terjadinya kekisruhan di pusaran utama Partai Demokrat sehingga timbul keresahan seluruh kader yang dapat merusak soliditas, kredibilitas dan integritas partai.

Padahal, keluarga besar Demokrat masih dalam suasana berduka atas wafatnya Ibu Ani Yudhoyono. Karena, Ibu Ani merupakan tokoh bangsa, Ibu Negara, pemimpin Partai Demokrat, kekuatan inspirasi dan motivasi kejayaan Demokrat.

“Di tengah suasana khidmat, kami sungguh prihatin dan menyesalkan terjadinya situasi dan kondisi di tengah pusaran utama Partai Demokrat yang meresahkan seluruh kader,” kata Max melalui keterangan tertulis, Kamis (13/6/2019).

Menurut dia, berkembangnya pro kontra dan resisten publik atas pandangan segelintir kader yang menyimpang dari jari diri dan karakter Demokrat yang sejatinya berhaluan nasionalis, religius dengan karakter bersih, cerdas dan santun.

“Sehingga mengganggu soliditas, merusak kredibelitas dan integritas Partai Demokrat yang berdampak pada pembusukan partai,” ujarnya.

Ia mengatakan khittah dan fitrah Partai Demokrat adalah bukan milik perseorangan, keluarga atau kelompok tertentu. Namun, Demokrat merupakan partai terbuka milik rakyat dan terlahir daei kekuatan aspirasi dan amanah rakyat.

“Demokrat selamanya akan lahir tumbuh dan berkembang seiring dengan denyut nadi, aspirasi dan amanah rakyat,” jelas dia.

Maka dari itu, kata Max, mencermati dan merasakan atas kondisi real dan obyektif untuk memberikan kontribusi bagi kehidupan demokrasi yang sehat dan beradab serta perannya dalam pembangunan berkelanjutan, maka Demokrat harus segera diselamatkan.

“Demokrat kembali ke fitrah meraih kejayaannya kembali,” tandasnya.[ris]

Source link
(Andrew Hidayat/Satelit.co.id)
Penulis: Andrew Hidayat 
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: