Korea Utara Tembakkan Rudal Ketujuh Kalinya, Sinyal Buruk Apa?

Dalam beberapa waktu terakhir, Korea Utara gencar melancarkan kritik terhadap latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan. Seoul juga sempat mengimpor teknologi tinggi untuk armada militernya, yakni jet siluman F-35. Selain itu, AS juga melakukan pengujian terhadap rudal jelajah jarak menengahnya.

Pada Jumat, diplomat top Korea Utara menyebut Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sebagai “racun,” dengan mengatakan “Kami siap untuk dialog dan kebuntuan.”

Latihan Gabungan Telah Berakhir

Sementara itu dari Seoul, Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan (NSC) menyatakan “keprihatinan yang kuat” atas peluncuran Korea Utara yang terus berlanjut meskipun fakta bahwa latihan militer gabungan Korea Selatan-AS yang dikecam oleh Pyongyang telah berakhir.

Lembaga itu menyerukan Korea Utara untuk menghentikan meningkatnya ketegangan militer di Semenanjung Korea.

NSC juga setuju untuk melakukan upaya diplomatik untuk membawa Korea Utara ke meja perundingan dengan Amerika Serikat sesegera mungkin untuk denuklirisasi Semenanjung Korea, kata kantor kepresidenan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.

 

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: