Indonesia Punya Masa Depan yang Cerah

Suara.com – Wakil Presiden Operasional Basket NBA Asia, Carlos Barroca, meyakini Indonesia memiliki masa depan yang cerah perihal pengembangan olahraga bola basket.

Keyakinan itu setelah dirinya menyaksikan tahap seleksi Tim Asia Pasifik yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Jr. NBA 2019.

Dalam seleksi akhir di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Minggu (16/6/2019), tiga pebasket junior Indonesia terpilih memperkuat Tim Asia Pasifik.

Ketiganya adalah Brian Leonard (Bunda Mulia School SPK), Vanissa Renata Siregar (SMPN 19 Jakarta), dan Angelica Jenifer Candra (SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta).

Tiga atlet basket Indonesia, Brian Leonard (kanan), Vanissa Renata Siregar (tengah), dan Angelica Jenifer Candra, terpilih memperkuat Tim Asia Pasifik di Kejuaraan Dunia Jr. NBA 2019, Minggu (16/6). [Suara.com/Arief Apriadi]
Tiga atlet basket Indonesia, Brian Leonard (kanan), Vanissa Renata Siregar (tengah), dan Angelica Jenifer Candra, terpilih memperkuat Tim Asia Pasifik di Kejuaraan Dunia Jr. NBA 2019, Minggu (16/6). [Suara.com/Arief Apriadi]

Ketiga pebasket junior itu sukses mengalahkan para pebasket yang notabene berasal dari negara dengan kultur basket kuat. Seperti Selandia Baru, Australia, Jepang, hingga Filipina.

“Kita punya anak-anak dari 10 negara berbeda yang ikut seleksi di sini, pekan ini. Dan kita telah mendapatkan 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan untuk masuk tim ini (Asia Pasifik),” ujar Carlos Barroca di UPH, Tangerang, Minggu (16/6/2019).

“Terkait terpilihnya tiga pebasket Indonesia, menurut saya itu bukan kejutan. Karena negara ini memiliki begitu banyak semangat. Orang-orang Indonesia, apapun yang mereka lakukan, mereka melakukannya dengan semangat tinggi,” sambungnya.

Para atlet yang terpilih memperkuat Tim Asia Pasifik di Kejuaraan Dunia Jr. NBA 2019 berfoto bersama di UPH, Tangerang, Minggu (16/6/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Para atlet yang terpilih memperkuat Tim Asia Pasifik di Kejuaraan Dunia Jr. NBA 2019 berfoto bersama di UPH, Tangerang, Minggu (16/6/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Merujuk fakta di atas, Carlos menjelaskan jika Indonesia, khususnya di level grassoot, memiliki semangat dan komitmen tinggi dalam dunia basket.

Carlos yang merupakan mantan pelatih kepala di Federasi Bola Basket Portugal dan Timnas U-20 itu pun tak segan meramal jika basket Indonesia memiliki masa depan yang cerah.

“Selama dua tahun terakhir di Indonesia, saya bisa melihat semangat bermain basket. Skill mereka meningkat dan tentu dengan sikap yang baik. Jadi ini bukan kejutan untuk saya jika bakat basket muncul di negara ini, Indonesia,” beber Carlos.

“Basket sendiri bukanlah olahraga yang paling besar di Indonesia. Tapi anak-anak (yang mengikuti seleksi Jr. NBA) sudah bisa bermain di level ini, kualitas seperti ini, dengan komitmen yang baik. Saya bisa lihat masa depan yang cerah untuk basket Indonesia,” pungkasnya.

Sebanyak 10 pebasket putra dan putri yang terpilih mewakili tim Asia Pasifik bakal bertarung memperebutkan gelar juara dunia Jr. NBA 2019 pada 6-11 Agustus mendatang.

Source link
(Andrew Hidayat/Satelit.co.id)
Penulis: Andrew Hidayat 
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: