Citatah (CTTH) targetkan pendapatan Rp 289,43 miliar di tahun ini

ILUSTRASI. Keramik Produk Citatah tbk

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan yang bergerak di bidang ekstraksi dan pemrosesan marmer yakni PT Citatah Tbk (CTTH) membidik pendapatan sebesar Rp 289,43 miliar pada tahun ini. Target ini naik tipis 2,88% dari realisasi pendapatan pada tahun lalu senilai Rp 281,31 miliar.

Alfian Sugita, Finance & Accounting Manager Citatah menyampaikan pada tahun ini mereka membidik penjualan ke pasar ekspor akan meningkat 80% menjadi Rp 49,20 miliar. Sebagai perbandingan realisasi penjualan ekspor pada tahun lalu hanya Rp 27,24 miliar.

Direktur Citatah Tiffany Johanes menambahkan, saat ini komposisi penjualan domestik masih berkontribusi sebesar 80% dari total pendapatan dan sisanya dari penjualan ke pasar ekspor. Dengan terus meningkatkan porsi penjualan ke pasar ekspor, ia menargetkan tahun depan penjualan ke pasar ekspor akan menyumbang 30% dari total pendapatan CTTH.

Sejauh ini tujuan pasar ekspor CTTH adalah Korea dan Amerika. Namun mulai akhir tahun lalu, CTTH menjajaki pasar ekspor baru yakni India.

Sementara untuk pasar domestik, CTTH menjual produknya ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Surabaya. CTTH juga akan mendiversifikasi pasar domestik ke Sumatera dan Kalimantan.

Hingga Maret 2019 CTTH sudah mengantongi pendapatan Rp 71,57 miliar. Sebanyak Rp 60,76 miliar diantaranya dari penjualan domestik dan sisanya penjualan ke pasar ekspor. Pada Mei 2019, CTTH sudah mendapat pesanan dari pasar domestik sebesar Rp 80 miliar dan Rp 15 miliar dari pasar ekspor.

CTTH memiliki tambang yang berlokasi di Bunea, Pangkep, Sulawesi Selatan dengan luas area 1.000 hektare. Hingga kuartal pertama tahun ini, CTTH sudah memproduksi sebanyak 779 meter kubik, naik dari periode sama tahun lalu 427 meter kubik.

Sementara untuk pabrik, CTTH mempunyai pabrik yang berada di Pangkep dengan luas tanah sekitar 18 hektare dan luas bangunan pabrik dengan sarana dan prasarana seluas 28.344 meter persegi yang digunakan untuk memproses hasil tambang dan diproduksi menjadi standar slab dan tiles.

CTTH juga memiliki pabrik di Kawarang dengan luas tanah 18 hektare dan luas bangunan pabrik 22.188 meter persegi. Produk CTTH meliputi marmer dan granit yang diproses menjadi artwork, furniture, dan desain khusus.

Pada periode Januari hingga Maret, dari pabrik yang berlokasi di Sulawesi sudah memproduksi 19.180 meter persegi dan pabrik yang berlokasi di Kawarang sudah memproduksi 5.599 meter persegi.

CTTH mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 5 miliar yang dialokasikan untuk pergantian dan perawatan mesin.

Reporter: Ika Puspitasari
Editor: Komarul Hidayat

Video Pilihan

Source link
(Andrew Hidayat/Satelit.co.id)
Penulis: Andrew Hidayat 
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: