Bukan Hanya Beto yang Berbahaya

Suara.com – Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos mengaku sangat mewaspadai Madura United. Hal itu diungkapkan Banuelos jelang duel kedua tim di pekan 14 Liga 1 2019 yang akan berlangsung di Stadion Ratu Pamelingan Pamekasan, Sabtu (16/8/2019).

Seperti diketahui Madura United banyak dihuni pemain-pemain bintang. Dari lini depan hingga belakang, merupakan pemain berkualitas dengan jam terbang tinggi.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Alberto Goncalves. Pemain yang akrab disapa Beto, disebut Banuelos memiliki kemampuan luar biasa.

Tidak hanya Beto, lini depan Madura United juga diisi oleh Greg Nwokolo dan Aleksandar Rakic yang punya naluri mencetak gol luar biasa. Belum lagi bicara lini sayap yang punya kecepatan seperti Andik Vermansah dan Slamet Nurcahyo.

Oleh karena itu, Banuelos tidak hanya ingin fokus menjaga salah satu pemain. Baginya, seluruh penggawa Madura United berbahaya dan wajib diwaspadai.

“Saya tahu dia (Beto) di tim nasional, dia sangat bahaya. Ia pasti mau melakukan yang terbaik. Akan tetapi tak ada yang istimewa, yang paling berbahaya justru timnya bukan cuma dia,” kata Banuelos ketika ditemui di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Selasa (13/8/2019).

Striker Timnas Indonesia, Alberto Goncalves merayakan golnya ke gawang Vanuatu dalam laga uji coba internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (15/6/2019) malam WIB. [Suara.com / Muhaimin UNTUNG]
Striker Timnas Indonesia, Alberto Goncalves merayakan golnya ke gawang Vanuatu dalam laga uji coba internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (15/6/2019) malam WIB. [Suara.com / Muhaimin UNTUNG]

Selain itu, mantan asisten pelatih timnas Indonesia U-23 itu juga menyoroti lini belakang tim berjuluk Laskar Sape Kerrab. Di mana pada posisi tersebut ada Jaimerson Xavier yang merupakan mantan pemain Persija.

“Dia (Jaimerson Xavier) salah salah satu bek tengah terbaik di liga. Tapi saya pikir itu satu tim yang bertarung untuk memperjuangkan posisi pertama di liga,” pungkasnya.

Macan Kemayoran –julukan Persija– saat ini masih terjebak di zona degradasi dengan delapan poin dari sembilan pertandingan. Sementara Madura United ada pada posisi tiga dengan 22 poin dari 12 pertandingan.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: